Curriculum
Course: ANAK SAYA PENDIAM, APAKAH IA BAHAGIA?
Login
Text lesson

Bagaimana kita bisa tahu seorang anak itu bahagia atau tidak?

Ada gambaran umumnya. 

1. Apakah dia merasa aman dan nyaman?

Anak yang bahagia biasanya merasa aman di rumah, di sekolah, dan di sekitarnya. Dia tahu bahwa orang-orang di sekitarnya menyayanginya dan akan membantunya jika dia butuh sesuatu. Jika seorang anak sering terlihat tegang, takut, atau ragu-ragu dalam berbicara, mungkin ada sesuatu yang mengganggunya.

2. Apakah dia bisa menikmati hal-hal kecil?

Anak yang bahagia bisa merasa senang dengan hal-hal sederhana, seperti bermain, mendengar cerita, atau sekadar bercanda dengan teman. Jika seorang anak sulit menikmati apa pun, cepat bosan, atau sering mengeluh, itu bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang membuatnya tidak benar-benar bahagia.

3. Apakah dia punya semangat untuk belajar dan mencoba hal baru?

Kebahagiaan sering muncul saat anak merasa tertantang dan berkembang. Jika dia bersemangat untuk belajar, bermain, dan mencoba hal-hal baru, itu tanda bahwa dia punya rasa percaya diri dan kebahagiaan dalam dirinya. Sebaliknya, jika dia selalu takut gagal, mudah menyerah, atau enggan melakukan sesuatu, mungkin ada perasaan tidak nyaman yang dia rasakan.

4. Apakah dia punya hubungan yang baik dengan orang lain?

Anak yang bahagia biasanya bisa berhubungan baik dengan teman, keluarga, atau gurunya. Dia mungkin tidak selalu punya banyak teman, tapi dia punya setidaknya satu orang yang bisa dia ajak bicara dan merasa nyaman. Jika seorang anak sering menarik diri, sulit berkomunikasi, atau merasa sendirian, itu bisa menjadi tanda bahwa dia tidak merasa bahagia.

5. Apakah dia bisa mengekspresikan perasaannya dengan jujur?

Anak yang benar-benar bahagia tidak harus selalu tersenyum atau terlihat ceria. Tapi dia bisa berbicara tentang perasaannya dengan jujur—baik saat senang maupun saat sedih. Jika seorang anak selalu menyembunyikan emosinya atau merasa tidak boleh mengungkapkan perasaannya, dia mungkin tidak benar-benar bahagia.

Next: Tapi bukankah hal-hal tersebut juga dipengaruhi oleh temperamen anak?